Rabu, 04 Agustus 2021

JASA PHOTOGRAPY PANGGILAN

Namun, Membuat Foto Produk yang Bagus Itu Bukan Perkara Mudah

Foto produk yang benar-benar dikonsep dengan baik, memiliki nilai estetika yang tinggi tidak bisa dibuat dengan sembarangan. Diperlukan peralatan yang mumpuni, skill khusus, serta yang terpenting adalah waktu kerja yang tidak sebentar.

Waktu mungkin tidak jadi masalah jika kita menganggur, namun bagi seorang pelaku bisnis tidak banyak yang memiliki waktu luang hanya untuk membuat foto produk.

Masih banyak hal lain seputar operasional perusahaan yang perlu dilaksanakan. Ini adalah alasan utama mengapa perusahaan besar selalu mencari penyedia jasa foto produk profesional untuk mengurusi urusan fotografi perusahaan.

Membuat foto produk memang terkesan simpel, cukup gunakan kamera apa saja atau bahkan smartphone. Letakkan produk di tempat yang terang lalu jepret.

Untuk hasil seadanya memang sudah cukup, namun untuk hasil yang serius kita memerlukan berbagai macam hal seperti:

1.    Kamera dengan kualitas yang bagus atau bahkan profesional

2.    Peralatan dan aksesoris pencahayaan yang sesuai

3.    Modal, tenaga, dan waktu khusus untuk membuat konsep hingga proses sesi foto

4.    Skill khusus dalam hal fotografi dan editing retouching

Poin terakhir adalah hal yang tidak semua orang memilikinya. Keahlian khusus dalam bidang fotografi sangat diperlukan untuk membuat foto produk yang bagus. Dan untuk mendapatkannya diperlukan banyak waktu untuk belajar dan mencari pengalaman.

Perusahaan besar normalnya memiliki fotografer khusus untuk membuat foto produk namun sudah tentu akan meningkatkan biaya operasional perusahaan.

Solusi terbaik untuk mendapatkan foto produk yang bagus adalah menggunakan layanan jasa foto produk profesional dari studio fotografi komersial seperti MZA Photograpy. Jadi, Anda sudah berada ditempat yang tepat.

 


Rabu, 22 Juli 2020

Tutorial Membuat Blogger

  1. Login ke Blogger.
  2. Di sebelah kiri, klik Panah bawah  .
  3. Klik Blog baru.
  4. Masukkan nama blog.
  5. Klik Berikutnya.
  6. Pilih URL atau alamat blog.
  7. Klik Simpan.

Atau Lihat Video Tutorial Di Bawah Ini Yang Sudah Saya Buat 




Senin, 20 Juli 2020

Contact Us

Mengenal Kamera DSLR: 12 Bagian Utama Kamera DSLR dan Fungsinya

Tak kenal maka tak sayang. Ujaran yang cocok bagi Anda yang akan atau sudah mulai menggeluti dunia fotografi.

Rasa sayang terhadap kamera DSLR yang Anda miliki tidak akan muncul jika tidak mengetahui bagian-bagian utamanya.

Dengan mengenal lebih dalam bagian kamera DSLR maka Anda bisa memaksimalkan hasil foto yang dibuat. Terutama setelah Anda juga memahami fungsi setiap bagian utama dari kamera DSLR.

Bagian utama ini dimiliki oleh sebagian besar kamera DLSR yang ada saat ini. Perbedaan hanya pada letak atau posisi tombol pada kamera saja. Kadang ada juga yang berbeda istilahnya saja. Fungsinya tetap sama.

Lalu, apa saja bagian utama dari kamera DLSR itu? Berikut 12 bagian utama kamera DSLR beserta fungsinya.

1. Bodi

Body Camera

Inilah pusat aktivitas dari nyaris semua bagian yang dimiliki sebuah kamera DLSR. Selain tombol-tombol pengatur, ada komponen penting yang hanya terdapat dalam  kamera. Komponen itu tak lain dari cermin refleks dan sensor gambar.

Pada  DSLR juga terdapat grip yang menjadi tempat tangan kanan kita memegang kamera.

Juga terdapat ulir dudukan untuk meletakkan kamera pada tripod ketika kita akan menggunakan shutter lambat atau ketika melakukan pemotretan produk.

2. Lensa

Bagian kamera DSLR yang terbilang sangat penting adalah lensa. Bagian yang terpisah dari bodi ini punya peran penting dalam menghasilkan gambar yang menarik.

Semua objek foto yang akan diabadikan pasti melewati lensa lebih dahulu. Ada sedikit saja goresan pada lensa, maka hasil fotonya pasti tidak akan sempurna.

Karena itu, lensa harus selalu dirawat dan dibersihkan dari berbagai macam kotoran dan jamur yang kerap muncul.

3. Tombol Shutter

Keberadaan tombol shutter ini sudah didesain secara ergonomis sehingga tepat berada di jari telunjuk ketika akan memotret.

Tombol ini berfungsi mengaktifkan rana yang ada di dalam bodi, sesuai dengan setelan yang diinginkan.

Tombol ini praktis hanya berhubungan langsung dengan rana. Tidak dengan komponen atau alat pengatur yang lain.

4. View Finder

View finder atau bisa juga disebut dengan jendela intip menjadi poin penting saat akan mengambil foto.

Keberadaan view finder sudah mulai digantikan oleh LCD pada kamera DSLR tertentu. Tapi tetap fungsinya belum bisa digantikan secara penuh oleh LCD.

Pada view finder ini akan terdapat alat untuk mengatur fokus khusus bagi Anda yang bermata minus atau plus.

Tombol ini sangat membantu sehingga tidak kagok dengan kacamata saat akan melihat objek melalui view finder.

Bagian Kamera

5. Layar LCD


Pada bagian belakang bodi kamera DSLR pasti akan terdapat satu buah layar LCD.  Bagian kamera DSLR ini punya banyak fungsi.

LCD menjadi alat untuk menampilkan sistem pengaturan kamera. Seperti shutter speed, ISO, diafragma, white balance, dan setingan lainnya.

Layar LCD juga menjadi tempat untuk menampilkan foto hasil bidikan Anda. Fungsi ini akan muncul saat tombol preview ditekan.

Bisa juga menjadi layar untuk melihat objek ketika Anda merekam video dengan mode Live View.

6. Baterai

Meski tidak punya pengaruh dalam setiap hasil foto yang Anda buat, keberadaan baterai tetaplah penting.

Sebagus dan secanggih apa pun kamera DSLR yang Anda miliki tidak akan bisa berfungsi tanpa baterai. Karena itu, baterai merupakan bagian penting pada kamera DSLR.

Posisi tempat baterai ada di bagian bawah bodi kamera. Bagi Anda yang aktif memotret ada baiknya memiliki baterai cadangan. Hal ini akan mengurangi risiko kehilangan momen akibat baterai kamera habis daya.

Sekadar tips, ketika Anda selesai memotret, sebelum menyimpan kamera di dalam boks sebaiknya keluarkan baterai dari tempatnya.

Selain akan menghemat daya pada baterai, kondisi sistem elektronis kamera akan lebih awet ketika tidak ada listrik saat tidak digunakan.

7. Tombol on/off

Tombol ini berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan kamera. Umumnya berada  di bagian atas bodi.

Ada yang berada di tempat yang sama dengan tombol shutter. Ada juga yang meletakkan tombol on/of ini dekat dengan mode dial. Hanya berbeda posisi, tapi tetap fungsinya sama.

Ada sebagian orang yang suka lupa mematikan kamera dengan menggunakan tombol on/off ini.

Padahal, jika kamera tidak digunakan untuk waktu yang lama, sangat dianjurkan untuk mematikannya melalui tombol on/off ini. Dengan demikian, kondisi daya baterai bisa bertahan lebih lama.

8. Mode Dial

Bagian kamera DSLR yang ini rata-rata berbentuk bulat. Fungsinya untuk mengatur kamera untuk menggunakan mode yang dibutuhkan. Ada mode Manual (M), auto (A atau P), juga mode AV dan TV.

Selain itu, mode dial juga akan menyediakan settingan instan saat memotret. Seperti night mode, close up/potrait, sports, fireworks, atau panorama.

Settingan yang disediakan mode dial akan membantu Anda mendapatkan foto sesuai kondisi pada saat akan memotret tanpa harus repot mengatur eksposur dan kecepatan rana.

9. Main Dial

Bentuk main dial mirip dengan mode dial. Bedanya, pada main dial yang terlihat hanya separuh saja.

Sisanya ada di bagian dalam bodi kamera. Bentuknya agak bergerigi untuk mempermudah pengaturan dengan menggunakan jari tangan.

Hal yang diatur oleh main dial biasanya adalah eksposur atau diafragma. Namun, sejumlah menu lain juga diatur dengan menggunakan main dial ini. Misalkan saja ISO atau white balance.

10. Tombol Pelepas Lensa

Fungsi tombol ini memang hanya satu, yaitu sebagai pelepas lensa dari bodi. Tapi jangan sepelekan tugasnya.

Lensa dan bodi kamera akan rusak jika Anda tidak menekan tombol ini saat akan melepas lensa.

Tidak hanya bagian dudukannya saja yang rusak, sistem elektronis lensa dan bodi juga bakal ikut mengalami kerusakan.

Posisi tombol ini relatif sama di setiap kamera. Berada di bagian depan bodi dan tepat di samping dudukan untuk lensa. Tekan tombol ini lalu putar lensa untuk melepasnya.

11. Tombol Menu

Ketika Anda ingin melakukan setelan khusus pada kamera DSLR, pastikan menekan tombol menu lebih dahulu.

Saat tombol menu ditekan, maka di layar LCD akan tampak sejumlah pilihan pengaturan kamera.

Selanjutnya akan tinggal mengatur kamera dengan menggunakan main dial dan tombol arah yang ada di bodi kamera.

12. Built-in Flash

Kamera DLSR dari mulai entry level akan memiliki built-in flash. Untuk mengaktifkan built-in flash, Anda harus menekan lebih dulu tombol yang berada di bagian atas-depan bodi.

Tepat di samping built-in flash yang akan membantu foto lebih terang ketika kondisi objek kekurangan cahaya.

 


JASA PHOTOGRAPY PANGGILAN

Namun, Membuat Foto Produk yang Bagus Itu Bukan Perkara Mudah Foto produk yang benar-benar dikonsep dengan baik, memiliki nilai estetika y...